Home Berita Ternyata Efek Samping vaksin AstraZeneca Tak Lebih Berat dari Vaksin Lain

Ternyata Efek Samping vaksin AstraZeneca Tak Lebih Berat dari Vaksin Lain

31
0
vaksin astrazeneca

Pemberian vaksin AstraZeneca di Sulawesi Utara sempat dihentikan sementara. Sebelumnya, pemberian vaksin AstraZeneca yang diberikan kepada masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) dihentikan saat baru berjalan tiga hari penyuntikan, setelah muncul ratusan kasus gejala seperti demam, menggigil, nyeri badan dan tulang, hingga mual dan muntah pascavaksinasi. Hal ini dikarenakan para peserta vaksinasi mengaku mengalami efek samping seperti demam, sakit kepala, dan menggigil setelah selesai disuntik vaksin.

Juru bicara program vaksinasi Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan efek samping tersebut masih tergolong biasa yang memang bisa terjadi setelah disuntik vaksin AstraZeneca.

“Sejumlah lebih kurang 1 – 10 % yang menerima vaksin dari hasil uji klinis, mengalami demam di atas 38 derajat Celcius serta adanya bengkak dan rasa sakit di tempat bekas suntikan adalah efek samping yang lumrah ditemukan pada penyuntikan vaksin AstraZeneca,” ujar Nadia dalam konferensi pers, Selasa (30/3/2021).

dr. Nadia juga menegaskan vaksin lebih besar manfaatnya dibandingkan risiko yang ditimbulkan sehingga masyarakat tak perlu ragu untuk mendapatkan vaksin. Selain di Propinsi Sulawesi Utara, belum ada laporan KIPI yang dilaporkan di daerah lain penerima vaksin AstraZeneca.

“Tidak perlu ragu untuk ikut vaksinasi, tidak usah memilih-milih vaksin, pemerintah akan mengutamakan jenis vaksin yang aman dan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh berdasarkan rekomendasi para ahli,” kata Nadia.

Adapun beberapa efek samping yang dilaporkan selama uji klinis vaksin AstraZeneca yang tertulis di halaman GOV.UK yakni:

Efek samping yang umum (terjadi pada lebih dari 1 dari 10 orang)

  • Rasa Nyeri, rasa gatal, dan rasa panas di area suntikan
  • Merasa tidak enak badan
  • Menggigil atau demam
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Nyeri sendi atau nyeri otot

Umum (dirasakan 1 dari 10 penerima)

  • Bengkak, kemerahan, dan benjolan di area suntikan
  • Demam
  • Muntah atau diare
  • Radang tenggorokan
  • Pilek atau batuk
  • Menggigil

Dengan demikian kita jangan ragu untuk ikut vaksinasi yang diadakan oleh Pemerintah. Tentunya vaksin yang diberikan sudah melalui berbagai tahapan uji klinis hingga vaksin tersebut bisa diberikan kepada masyarakat untuk mencegah Covid 19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here