Home Gaya Hidup Syarat Masuk Bali Terbaru Mulai 1 April 2021, Persiapkan Sebelum Berangkat

Syarat Masuk Bali Terbaru Mulai 1 April 2021, Persiapkan Sebelum Berangkat

72
Syarat Masuk Bali

Syarat Masuk Bali Terbaru, Penyebaran Covid-19 hingga saat ini masih ada saja yang membuat Pemerintah membuat aturan baru terkait para pelaku perjalanan mulai 1 April 2021. Aturan ini diberlakukan di Seluruh wilayah Indonesia termasuk Bali. Bali masih menjadi daya Tarik utama wisatawan untuk menikmati liburan baik itu wisatawan domestik maupun internasional.

Dalam Surat Edaran (SE) Terbaru Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku mulai 1 April 2021 aturan ini berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Yang diatur dalam Surat Edaran Tersebut adalah tentang perjalanan dari dan menuju ke Pulau Bali yang mengalami sedikit perubahan dari aturan sebelumnya. Berikut aturan / syarat masuk Bali yang digunakan untuk bepergian ke pulau Bali seperti yang dirangkum Kompas.com  :

  1. Tes Covid-19

Bagi yang bepergian menuju Pulau Bali baik yang menggunakan perjalanan Darat, Laut, dan Udara baik pribadi ataupun rombongan, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif Tes Covid-19 baik itu tes RT-PCR, rapid test antigen ataupun tes GeNose C19.

  1. Masa Berlaku Sampel

Masa berlaku sampel untuk tes RT-PCR dan rapid test antigen adalah maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan menuju pulau Bali. Sementara untuk tes GeNose C19, dapat dilakukan langsung saat di bandara, pelabuhan, atau terminal sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

  1. Wajib mengisi e-HAC Indonesia

Bagi yang melakukan perjalanan dengan jalur laut dan udara, udara dan laut diwajibkan untuk mengisi electronic-Health Access Card (e-HAC) Indonesia. Sedangkan bagi yang menggunakan transportasi darat baik itu rombongan maupun pribadi hanya diimbau saja.

  1. Pengecualian untuk syarat tes

Khusus bagi anak-anak di bawah usia lima tahun tidak diwajibkan melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen atau tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

  1. Jika hasil negatif tapi ada gejala

Apabila hasil tes RT-PCR atau rapid test antigen atau tes GeNose C19 pelaku perjalanan negatif tapi menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan. Mereka kemudian diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

  1. Harga GeNose

Belum ada informasi pasti terkait berapa harga tes GeNose C19 tersebut. Apakah akan sama dengan tarif tes GeNose di stasiun kereta api atau tidak. Harga tes GeNose di stasiun-stasiun kereta api saat ini adalah Rp 30.000. “Nanti akan diumumkan lebih lanjut,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati ketika dihubungi Kompas.com, Senin (29/3/2021). Namun per 1 April 2021, akhirnya tarif tes GeNose di bandara akhirya dipatok segarfa Rp 40.000.

  1. GeNose bertahap di empat bandara

Saat ini, baru ada empat bandara yang akan bisa melayani tes GeNose C19 untuk calon penumpang. Maka dari itu, baru calon pelancong yang berangkat dari keempat bandara ini saja yang baru bisa menggunakan tes GeNose C19. “Masih bertahap di empat bandara: Palembang, Bandung, YIA Yogyakarta, dan Surabaya,” ujar Adita. Keempat bandara tersebut masuk dalam tahap pertama, yakni Bandara Sultan Mahmud Baddarudin II Palembang, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Internasional Juanda Surabaya.

  1. Protokol kesehatan

Setiap orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Selain itu, penggunaan masker juga harus dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut. Jenis masker yang digunakan juga berupa masker kain tiga lapis atau masker medis.

Baca Juga : Syarat Naik Pesawat Terbaru di Masa Pandemi Covid-19

Tidak diperkenankan bicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara. Serta tidak diperkenankan untuk makan dan minum di sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari dua jam. Kecuali individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan.

  1. Perubahan dari aturan sebelumnya

Ada beberapa perubahan antara aturan baru ini dengan aturan sebelumnya yang tertera pada SE Satgas Nomor 7 Tahun 2021. Salah satunya adalah soal penggunaan tes GeNose C19. Dalam SE Nomor 7 Tahun 2021, belum ada ketentuan yang memperbolehkan penggunaan hasil negatif tes GeNose C19 untuk penumpang pesawat, penumpang transportasi laut, dan juga penumpang transportasi darat umum maupun pribadi ke Pulau Bali.

Kemudian, ada juga perubahan masa berlaku syarat rapid test antigen untuk penumpang pesawat ke Bali. Awalnya masa belaku syarat tersebut adalah 1×24 jam, kini syarat tersebut bisa berlaku 2×24 jam, sama dengan syarat tes RT-PCR. Sementara untuk pengguna transportasi lainnya khusus ke Bali, masa berlaku hasil makin ketat. Awalnya hasil tes berlaku maksimal 3×24 jam. Kini, masa berlaku tes hanya 2×24 jam.

Demikian informasi mengenai syarat masuk Bali, bagi yang ingin bepergian ke Pulau Bali bisa mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan. Semoga Bermanfaat.